Rabu, 23 Maret 2016

RUMUSAN MASALAH


RUMUSAN MASALAH

A.    PENGERTIAN RUMUSAN MASALAH
Rumusan Masalah adalah usaha untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan penelitian apa saja yang perlu dijawab atau dicarikan jalan pemecahan masalahnya. Rumusan masalah merupakan suatu penjabaran dari identifikasi masalah dan pembatasan masalah. Dengan kata lain, rumusan masalah ini merupakan pertanyaan yang lengkap dan rinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti didasarkan atas identifikasi masalah dan pembatasan masalah. Suatu perumusan masalah yang baik berarti telah menjawab setengah pertanyaan atau dari masalah.

B.     BENTUK RUMUSAN MASALAH
Menurut garis besarnya, rumusan masalah dapat dibagi atas rumusan masalah deskriptif, rumusan masalah komparatif dan juga rumusan masalah asosiatif. Contoh-contoh rumusan masalah yang dimaksud sebagai berikut.
  1.      Deskriptif
Rumusan masalah deskriptif adalah suatu rumusan masalah yang berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variable atau lebih ( variable yang berdiri sendiri ). Jadi dalam penelitian ini penelitian tidak membuat pernamdingan variable itu pada sampel yang lain, dan mencari hubungan variable itu dengan variable yang lain. Penelitian semacam ini untuk selanjutnya dinamakan penelitian deskriptif.
Contoh:
a.       Berapa persen tingkat disiplin kerja di peternakan A ?
b.      Seberapa jauh efektivitas kerja di peternakan A ?




2.      Komparatif
Rumusan komparatif adalah rumusan masalah penelitian yang membandingkan keberadaan suatu variable atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda, atau pada waktu yang berbeda.
Contoh:
a.       Bagaimana perbedaan disiplin kerja di peternakan A dengan di peternakan B ?
b.      Apakah terdapat perbedaan efektivitas kerja di peternakan A dengan peternakan B ?

3.      Asosiatif
Rumusan masalah asosiatif adalah rumusan masalah penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variable atau lebih.
Contoh:
a.       Apakah terdapat hubungan antara peternakan A dan peternakan B ?
b.      Bagaimana hubungan antara peternakan A dan peternakan B ?

C.    CIRI-CIRI RUMUSAN MASALAH
Ciri-ciri merumuskan dalam enelitian yang baik adalah:
1.      Masalah yang dipilih harus mempunyai nilai penelitian, artinya:
a.       Masalah harus mempunyai keaslian
b.      Masalah harus menyatakan suatu hubungan
c.       Masalah harus merupakan hal yang penting
d.      Masalah harus dapat diuji
e.       Masalah harus mencerminkan suatu pertanyaan
2.      Masalah yang dipilih dengan bijak, artinya:
a.       Dara serta metode untuk memecahkan masalah harus tersedia
b.      Biaya untuk memecahkan masalah, secara relatif harus dalam batas-batas kemampuan
c.       Waktu memecahkan masalah harus wajar
d.      Biaya dan hasil harus seimbang
e.       Administrasi dan sponsor harus kuat
f.       Tidak bertentangan dengan hukum dan adat
3.      Masalah dipilih dengan kualifikasi peneliti
a.       Menarik bagi peneliti
b.      Masalah harus sesuai dengan kualifikasi peneliti

D.    CARA MERUMUSKAN MASALAH
Berikut adalah cara merumuskan masalah:
1.      Menulis Rumusan Masalah Sendiri. Jelaskan keadaan “ideal”. Mulailah dengan menjelaskan bagaimana seharusnya hal-hal bekerja. Sebelum Anda menyebutkan masalah Anda, jelaskan dalam beberapa kalimat bagaimana berlangsungnya hal-hal jika tidak ada masalah.
2.      Pertanggungjawabkan pernyataan Anda. Setelah Anda mulai membuat klaim spesifik tentang seberapa serius masalah Anda, Anda harus mulai mendukung pernyataan Anda dengan bukti. Dalam beberapa kasus, ini mungkin dari penelitian Anda sendiri, dari data dari penelitian atau proyek terkait, atau bahkan dari sumber pihak ketiga terkemuka.
3.      Usulkan solusi. Seperti dengan pernyataan awal dari masalah Anda, penjelasan solusi Anda harus ditulis agar sejelas dan seringkas mungkin. Tetaplah pada konsep-konsep besar, penting, konkret dan tinggalkan rincian kecil untuk nanti. Anda akan memiliki banyak kesempatan untuk masuk ke setiap aspek kecil dari solusi yang Anda usulkan dalam badan proposal Anda.
4.      Jelaskan manfaat dari solusi. Anda dapat menjelaskan manfaat non-nyata, seperti kepuasan pelanggan yang meningkat, tetapi penjelasan total tidak boleh lebih panjang dari beberapa kalimat untuk satu paragraf.
5.      Simpulkan dengan meringkas masalah dan solusi.  Menyimpulkan dengan ringkasan argumen utama Anda yang memungkinkan Anda dengan mudah transisi ke dalam tubuh utama dari proposal Anda. Nyatakan hanya dalam beberapa kalimat, inti dasar dari apa yang telah dijelaskan dalam pernyataan masalah Anda dan pendekatan yang Anda niatkan untuk diambil dalam badan artikel.
6.      Ingat “lima W”. Mengatasi lima W memberikan pembaca Anda pengetahuan tingkat dasar yang baik untuk memahami masalah dan solusi tanpa merantau ke tingkat detail yang tidak perlu.
7.      Selalu mengoreksi kesalahan. Ini merupakan keharusan untuk semua bentuk tulisan yang serius. Saat Anda akhirnya puas dengan struktur rumusan masalah Anda, periksa ejaan, tata bahasa, dan kesalahan format.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar